|
NOTULEN TECHNICAL MEETING GPJB VIII - 2009 |
|
|
|
|
Ditulis Oleh: Panitia
|
|
Minggu, 25 Oktober 2009 |
Technical Meeting, dilaksanakan pada hari Minggu, 11 Oktober 2009 bertempat di
Gedung Pengelola Tennis Indoor Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Dibuka oleh
Bapak Hary Cahyono Ketua Pelaksana GPJB VIII - 2009, tepat Jam 11.00 WIB.
Susunan Acara :
-Pembukaan
-Pembahasan Peraturan Lomba GPJB VIII-2009 & Tanya Jawab
-Pengumuman Susunan Dewan Juri GPJB VIII-2009
-Pengundian jadwal penampilan peserta
-Istirahat
PEMBAHASAN PERATURAN LOMBA GPJB VIII-2009 & TANYA JAWAB
1. Point-point tentang Pendahuluan, Nama Kegiatan, Penyelenggara, Motto, Dasar
Pemikiran, Maksud dan Tujuan, dan Sasaran dianggap sudah cukup jelas, sehingga
tidak dibahas dalam technical meeting.
2. Lomba GPJB VIII-2008 diselenggarakan hanya 1 hari, yaitu pada hari Minggu,
15 November 2009 di Gd. Tennis Indoor Komplek Gelora Bung Karno Senayan Jakarta,
tidak ada pembagian babak, hanya 1 kali tampil, dianggap sebagai Babak Final.
3. Mengingat sedikitnya peserta divisi Junior A dan B, maka Panitia memutuskan
menggabungkan divisi Junior A dan B menjadi Divisi Junior saja, sedangkan untuk
Dvisi Remaja tetap tidak ada perubahan.
4. Point-point tentang Peserta, Pendaftaran, dan Pengunduran Diri, dianggap sudah
cukup jelas, sehingga tidak dibahas dalam technical meeting.
5. Daftar Nama dan Tanda Pengenal dapat dikirimkan dalam bentuk Hard Copy ataupun
dalam bentuk digital.
6. Untuk Solo Horn dan Duet Horn disediakan microphone di kiri dan kanan arena,
yang hanya akan dihidupkan bila ada yang solo atau duet, sedangkan untuk Solo
Percussion tidak diperlukan microphone.
7. Band peserta diberi kebebasan untuk menentukan sendiri pada bagian mana para
pemainnya akan bermain Solo atau Duet.
8. Solo/Duet Horn dan Solo Percussion tidak wajib, boleh ada boleh tidak.
9. Pada saat masuk (March In) dan keluar (March Out), band peserta diperkenankan
memainkan Cadence (Iringan Perkusi saja).
10. Apabila PADA KEADAAN DARURAT/MUSIBAH dimana misalnya Property (Backdrop/ Moveable
Board) terjatuh dan membahayakan keselamatan pemain unit yang bersangkutan, maka
yang diperkenankan masuk ke arena pada saat lomba sedang berlangsung HANYA ANGGOTA
PANITIA LOMBA saja. Apabila ternyata ada sekelompok Official dan/atau Roadies
dari band peserta yang sedang tampil ikut memasuki arena maka akan dikenakan penalty
sebesar minus 5,0. dan apabila PADA KEADAAN DARURAT/ PEMAIN PINGSAN ATAU KECELAKAAN
maka yang diperkenankan untuk membantu dan mengevakuasi pemain yang pingsan /
kecelakaan adalah Tim Medis Lomba yang standby setiap saat pada waktu lomba berlangsung.
Penalti sebesar 5,0 akan diberlakukan apabila ada sekelompok Official dan/atau
Roadies dari band peserta yang sedang tampil ikut masuk ke arena lomba.
11. Apabila ada peserta tingkat Junior yang menggunakan Brass atau Pianika, maka
penilaian musiknya tetap mengacu pada kualitas produksi suara, harmoni dan dinamik
yang dimainkan.
12. Repertoire untuk penampilan display boleh lagu Indonesia semua, lagu asing
semua, atau kombinasi keduanya.
Jakarta, 11 Oktober 2009
Ketua Bidang Lomba,
BENNY PRASETYO
Baca juga :
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |