Orchestral Art Week
30 April – 2 Mei 2008

By Herry Subrata
Aktivitas marching band sungguh sedang mendunia. Negara-negara di Asia, juga
turut merasakan demamnya. Rupanya dengan diam-diam, Negara Tirai Bambu, Republik
Rakyat Cina (RRC) tidak mau ketinggalan dengan negara di belahan dunia lainnya.
Shanghai, kota eksotis di negara semilyar wajah ini, merasakan pentingnya kegiatan
marching band, yang daripadanya diharapkan akan dapat mengangkat kota ini menjadi
kota musik dunia di kancah International. Shanghai sangat berbeda dibandingkan
kota besar lainnya di RRC, seperti Guangzhou, bahkan dengan Beijing, sang ibukota
negaranya sekalipun. Pengaruh konsesi Perancis di abad silam, sangat kental
pengaruhnya di arsitektur kota ini, juga dengan fashion dan tata cara budaya
unik percampuran budaya Barat-Timur yang kental. Percampuran arsitektur gaya
Eropah dan China dengan hi-tech hi-rise building yang mewakili dunia sekarang,
seperti berangkulan satu sama lain. Juga tata boga mereka yang terasa unik menyaksikan
Starbuck cafe berdampingan dengan kedai Chinese Tea tua berusia lebih dari 100
tahun, jangan pula ditanya bagaimana gerai McDonald harus berjuang keras bersaing
dengan warung bakpao ayam Xiao Long Bao yang lezat tiada tara.
Maka ketika aktivitas marching band melanda negara ini pula, mereka dengan
sangat hati-hati mempersiapkan kedatangannya, mempelajarinya, sekaligus mempersiapkan
untuk kemudian siap bersaing di kancah dunia di kemudian hari. Mereka belum
mengadakan lomba tingkat dunia, hanya baru memulai dengan mengadakan suatu exhibition
marching band dulu.
Adalah suatu komunitas yang menamakan dirinya : Knowledge & Innovation
Community (KIC) yang berdiri di belakang kegiatan taraf internasional
ini.
Adalah suatu komunitas kelas atas yang diprakarsai oleh Shui On Land –
Shanghai Yangpu District Wujiaochang, yang mempersiapkan kota Shanghai menjadi
International Metropolis. KIC pula yang berdiri dibelakang suatu proyek akbar
“Shanghai Expo 2010” yang akan membuktikan kota Shanghai sebagai
kota yang sungguh metropolis.
Bagaimana keseriusan KIC mempersiapakan event ini, bisa dilihat dengan adanya
beberapa tokoh penting Orchestral Master yang mengadakan seminar di Shanghai
East Worker Cultural Palace Yangpu district, yaitu :
- Zhao Ruilin : -Vice Chairman, China Orchestral Academy
-Dean, Professor of China Central Music Conservatory
- Thomas Vevrier : Director of Delia Music School of Van Der Pauw University
- USA, Maestro & Director of WAMSB
- Toshio Akiyama : President of Band Music Instructor Union in Japan
- Wang Hesheng : Director of China Orchestra Academy, First Class composer
- Rong Aiguo : Deputy Director-General, China Orchestra Academy of Marching
band association
Kegiatan yang diselenggarakan di sepanjang minggu Orchestral Week meliputi
:
- Lecturer by Orchestral Master
- Marching Band Parade
- Band Performance for soldier
- Band Performance at Expo construction site
- Excellent Bands (local) performance – KIC Cup (31 bands)
- Excellent works performance for 2010 Shanghai Expo Logo
Event ini menjadi semakin ‘kuat’, ketika beberapa unit band manca
negara ternama diundang untuk tampil di tamu-tamu kehormatan kota Shanghai :
(disamping beberapa band local terpilih ) :
- Nagoya, Japan & Orchestral Students
- 8th United States Army Band
- Korea Wonju IT High School Band
- Australian Melbourne Scotland Institute Band
- Malaysia Victorian Band
- Malaysia Sultanah Asma Secondary School Band
- Shanghai No 3 Girls School Band
- Inner Mongolia Baotou Women’s Marching Band
- Middle School affiliated to Beijing Institute of Technology
- Beijing Jinsong No 4 Primary School Band
- Shanghai Gaojing No 1 Middle School Band
- 2nd Artilery Engineering Technical Corp Band
Penampilan band-band tersebut sangat memikat, masing-masing menampilkan keunikannya
tersendiri.
Sedikit catatan :
- Band dari Nagoya ternyata merupakan small group dari Aimachi Band yang juara
nasional Japan berulang kali dan juga participant dari DCI. Tak heran penampilan
mereka disuguhkan dengan tehnik tinggi dan sempurna, mereka tampil 2 babak,
yaitu : concert piece dan display. Meskipun hanya small group sekitar 40 pemain,
namun tampil dengan pit yang dahsyat dan colour guard yang selalu mendapat aplaus
gemuruh.
- 8th US Army Band
Mereka juga tampil dengan 2 babak : display dan concert. Concertnya sungguh
meriah dengan adanya beberapa penyanyi.
- Malaysia Victorian Band
All boys band ini tampil dengan show concept yang memikat.
Mereka tampil dengan kostum barunya yang menawan, menyuguhkan lagu-lagu dengan
aransemen apik. Mereka sudah siap untuk ikut berlaga di 2nd KLWMBC Agustus 2008.
- Malaysia Sultanah Asma Secondary School Band
All girls band ini tampil dengan personil yang cukup banyak, tampil percaya
diri dengan format display yang sempurna dan juga harmonisasi brass yang memikat.
Juara kedua 1st KLWMBC ini tampil dengan banyak aplaus dari penonton.
- Inner Mongolia Baotou Women’s Marching Band
All girls bands ini tampil luar biasa cantik, dengan kostum yang sangat menunjang,
pilihan lagu yang tepat, display yang indah, tarian yang dikemas dalam showmanship
pemain, dan juga ditunjang oleh drum majorette yang kecantikannya mengundang
decak kagum penonton.
Penampilan band ini sungguh sangat menghibur.
Penampilan 12 band terpilih dalam closing ceremony ini diselenggarakan di Zhengda
Indoor stadium di dalam kompleks Fu Dan University yang sangat tersohor diseantero
daratan RRC dan merupakan universitas negeri no 1 di kota Shanghai. Stadiumnya
tidak terlalu luas, tapi sangat nyaman dan bersih dengan pendingin ruangan (meski
malam itu suhu di luar mencapai 16’C) terpenting gedung itu memiliki akustik
yang cukup baik, sehingga musik dapat dinikmati cukup utuh.
KIC sungguh tidak main-main mempersiapkan event skala international ini. Bayangkan,
berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menanggung akomodasi dan konsumsi
di hotel bintang 3 (Holiday Inn) bagi seluruh peserta selama berlangsungnya
Orchestral week ini.
Berharap ada band dari Indonesia yang terpilih untuk tampil di masa datang dalam
event ini.
-
Gallery Foto 2008 Shanghai Spring International Music Festival
Dilaporkan langsung dari Fu Dan University Shanghai oleh Herry Subrata*.
Sampai jumpa dalam marching events yang lain.
Baca juga :
*Band Director MB Listya Dwijaswara, Reporter & Kontributor News Luar
Negeri Trendmarching.
|
Salut Ditulis oleh adikmaniez pada 2008-05-31 17:10:54 Salut sama Tempat nya.... dan tata cahayanya .... |
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |